all the things that make my mind itch to review..

Ritual Wajib Untuk Setiap MABA

Halo guys, bingungkah kalian dengan maksud judul di atas??? (iya, abis agak geje sih)..

key, nih, aku jelasin…

Berangkat dari pengalaman penulis, yang kebetulan baru jadi MAHASISWA (tolong digarisbawahi, hehe) alias MABA 2011, tentu tiada kata lain yang bisa menggambarkan perasaan yang dirasakan si penulis. Istilahnya, bungahe ra karu-karuan. Hehe

Tapi gak lantas demikian kawan, tentu bagi kalian yang pernah merasakan jadi MABA atau malah sedang merasakan jadi MABA (sabar ya..) ada beberapa saat dimana rasanya gak uenak sekali alias ga pentingnya tingkat dewa (disadur dari idiom yang populer saat ini). Misalnya saja, adanya PKPT (udah bisa nebak itu dari Universitas mana??), Ospek jurusan, Ospek Fakultas, Dies Natalis jurusan, sampai MIPA Anniversary. Hem…kebayang ga sih, kita yang tadinya dari SMA dengan mimpi sebesar gunung, seluas jagat raya ini…(^^ngopy lagunya Agnes ft Ahmad Dhani), semakin terkejut dengan suasana kampus dan padatnya daftar kegiatan di dalamnya.

(foto: setelah acara Outbond di Cuban Rondo, Batu)

Beraatt…Capekk…(udah cukup alay belum?) adalah kata-kata yang terucap akibat akumulasi dari keluhan-keluhan MABA saat mengikut semua kegiatan “wajib” di kampus. Sebenarnya seefektif apa sih kegiatan tersebut? Jawabannya “ini buat kebaikan kalian dek!! Kegiatan ini untuk membuat kalian bisa beradaptasi dengan lingkungan kampus. Kalian akan lebih kenal bagaimana sih dunia kampus itu, apa aja sih yang bisa dilakukan di kampus itu, banyak dek! Jadi ikuti saja semua kegiatan yang telah disusun kakak-kakak HMK-BEMFA dengan baik” (rrrgghhh…. info: intonasinya didominasi nada tinggi dan timbre serak-serak  lembab yang khas).

Menurut kalian, jawaban itu udah cukup belum? Penulis pribadi kurang sependapat dengan jawaban itu (apalagi mendengarnya saja bikin senewen). Sebenarnya gak salah juga sih jawaban itu karena tujuan utama diadakannya kegiatan-kegiatan itu memang demikian. Hanya saja (jika kawan pembaca tahu keadaan di lapangan) prakteknya agak sedikit bergeser dari tujuan utamanya (baca: melenceng). Tapi, OVER ALL, that will be unforgettable moments and the only moments I get…(baru kemaren belajarnya, hahaha). Mengapa begitu, sebab telepas dari segala kekurangan dan tugas yang “alhamdulillah” sangat merepotkan, ritual MABA kemarin cukup meninggalkan kesan yang cukup mendalam (sedalam palung Mariana, haha).

Okey, karena kebanyakan tadi sang penulis sibuk mengkritisi kegiatan-kegiatan untuk MABA, akan lebih adil jika manfaatnya juga dipaparkan di sini (andai pemimpin kita bersikap adil kayak si penulis ini… maksudnya?). Dari serangkaian kegiatan yang dilakukan, ada beberapa yang sangat baik (bukan berarti yang lainnya jelek lho ya..) seperti baksos, kimia go green, penyuluhan NAPZA, dan lain sebagainya.

baksos FMIPA 2011

(foto: kegiatan baksos di Wagir, Malang)

Bakti sosial atau Baksos diselenggarakan di desa Wagir, Sukun, Malang. Kegiatannya berlangsung selama tiga hari dua malam (bukan 7hari 7malam, okey), kegiatannya diisi dengan membersihkan jalan dan pelataran rumah-rumah warga sekitar, bazar baju murah (dan tentu layak pakai), trus membantu adik-adik di SD belajar berhitung, membaca, menulis, bikin karya (info: penulis mengajari membuat burung-burungan dari kertas, give applause!). Seru dah pokoknya, belum lagi pas malam terakhirnya, ada malam inaugurasi (malam penutupan semua kegiatan MABA) yang diisi dengan semua kreativitas tiap jurusan yang dipertandingkan (sayangnya jurusan si penulis gagal meraup kemenangan).

Masih pengen baca tulisan emas ini?? Okey, kita lanjutkan!! (berapi-api).

Terus, selain kesan (ini-itu) dapat apa lagi? Well, selain mendapat kesan, wawasan, pembinaan, pengalaman, ilmu, pahala (insya Allah…ada jalan), dan yang paling penting,“capek”, kita juga akan dapat bukti tertulis sebagai MABA yang telah mengikuti serangkaian kegiatan, alias sertifikat. Sertifikat ini dibutuhkan untuk mahasiswa yang nantinya ingin mengajukan beasiswa (Wow!). HANYA SAJA untuk mendapatkan sertifikat itu, setiap MABA harus mengikuti semua kegiatan yang telah dijadwalkan oleh panitia (senang banget ya memanfaatin kita??), jadi kalau gak ikut beberapa kegiatan, sertifikatnya terancam ditahan oleh panitia. Yah, tapi mau bagaimana lagi, sekali aturan tetap aturan (“aturan dibuat untuk dilanggar”, kata seorang teman penulis), kita ikuti saja aturan mereka (garang..) selama tidak mengganggu aktivitas kita.

8 responses

  1. hahaha.. ngakak ngakak ;D

    November 21, 2011 at 12:42 pm

  2. Rutinitas wajib bagi Maba?
    Apalagi kalo bukan lari keliling lapangan, pushup, dan situp.👿

    November 24, 2011 at 2:04 pm

    • untungnya gak se-sadis itu gan! hehe😦

      November 25, 2011 at 6:19 am

      • Bukan, itu keinginan saya sendiri sih…. pengennya sih begitu itu dilakukan ke mahasiswa baru…😀

        November 30, 2011 at 1:19 pm

  3. ada LKMM wan ? latihan keterampilan manajemen mahasiswa

    November 26, 2011 at 2:49 pm

  4. bukan, diklat jurusan kimia buat MABA.

    November 27, 2011 at 10:13 pm

Give your voice

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s