all the things that make my mind itch to review..

Posts tagged “Final Destination 5

Final Destination 5, Lagi?

Sebagai penyuka film-film ber-genre horror, thriller, slasher sangat “wajib” hukumnya untuk nonton film yang satu ini. Alasan pertama yang membuat saya pengen nonton film ini tak lain dan tak bukan karena ceritanya yang cukup thrilling. Bermula ketika pertama kali nonton seri perdananya. Mantaap kali kawan, cerita yang superb menurut saya.  Saya membayangkan jika saya punya penglihatan masa depan dimana saya tahu kapan dan bagaimana saya akan mati, terus saya bisa menghindari peristiwa itu agar tidak mati. Fiuh…bukan main! Takdir tak akan membiarkan kita membelot dari nasib yang telah digariskannya. Ia tidak akan membiarkan kita ketawa lepas setelah menghindari kematian, karena takdir akan terus mengejar nyawa kita. Nampaknya itulah yang ingin diusung oleh James Wong untuk ditampilkan dalam bentuk film. Wow…
Kembali ke film… Berangkat dari rumah rekomendasi teman, kicauan di twitter, status di facebook, dan bombardir trailer-nya di youtube, saya berkata, I got it!! Sequel yang sangat saya tunggu-tunggu. Well, saya pun nonton film itu. Berharap dapat mengobati kekecewaan yang saya dapat dari sequel sebelumnya, ke-4.

Pada dasarnya, alur ceritanya tidak jauh berbeda dengan sequel-sequel sebelumnya. Yaitu dimana ada seseorang yang diberi kemampuan untuk melihat masa depan (tentang kematian) yang berusaha menghindari peristiwa-peristiwa yang dapat membunuhnya. Cerita itu sebenarnya sedikit gampang ditebak. Umumnya alur cerita berkutat tentang future vision, urutan kematiannya pun sesuai firasat yang diperoleh oleh pemeran utama. Beda ceritanya saat nonton sequel ketiga atau yang pertama. Urutan kematian tak langsung bisa tertebak, tetapi kita disuruh berpikir dulu.

Sam Lawton, seorang pemuda yang menjadi pemeran utama diramalkan akan mati dalam sebuah kecelakaan akibat kolaps-nya jembatan gantung sedang yang mereka seberangi. Awalnya, mereka sedang menaiki bus interline city, RollandCoach Lines dalam acara retreat menuju Vancouver-British Island. Jembatan yang sedang dalam perbaikan itu tiba-tiba retak dan akhirnya hancur. Bersama rekan-rekannya, satu per satu dari mereka mati. Dan berkat penglihatan itu, Sam membawa rekan-rekannya untuk menghindari kecelakaan di jembatan gantung Lions Gate. Namun, rupanya takdir tak akan membiarkan  mereka hidup aman. Kematian datang menemui mereka satu per satu.
Candice – mati setelah mengalami pendaratan yang buruk saat lompat gymnastik (olahraga paan se nih) karena bubuk putih (atau tepung sih) membuyarkan konsentrasinya.
Ishak –  kepalanya hancur ketimpa patung budha di tempat pijat. (more…)