all the things that make my mind itch to review..

Posts tagged “truck

Naik Truk…. No Problem!

Brum…brum…brum…ciiitt…ggloodaaakk!!!
Terlempar sana, terlempar sini.. bentur sana bentur sini…
Adalah saya, yang sedang naik mobil TRUK perusak mood. Oke, ceritanya bermula ketika saya (dan semua MABA UM jurusan Kimia 2011) ditakdirkan untuk mengikuti serangkaian kegiatan pengukuhan mahasiswa baru UM. Yang tergambar di benak saya tentu acara yang menyenangkan bisa berkreasi bersama, berkumpul sesama MABA, ajang cari teman sebanyak-banyaknya, ajang pelatihan keorganisasian, dan kegiatan berharga lainnya. Dan betapa senangnya begitu tau bahwa apa yang saya bayangkan memang demikian adanya terbukti sepanjang acara diklat berlangsung (5 jempol buat panitia).

Tetapi..(ada tapinya), tahukah kawan bagaimana kita bisa berangkat ke sana? (baca judul) Betul, naik truk pemirsa (menangis haru). Bukannya apa-apa, si penulis ini kurang tahu mengapa kami (yang tak berdosa ini) harus naik truk? Dan dengan pertimbangan yang begitu panjang akhirnya “Oke, saya naik”. Dalam acara tersebut terdapat 4 buah truk yang masing-masing diisi 20-25 an orang. Dan betapa “beruntungnya” saya kebagian pada truk yang paling belakang. Sekitar pukul 3 sore, the most luxurious vehicle yang akan membawa kami ke Batu telah memutar roda-rodanya. Tak ada senyum indah yang terpancar di bibir para penumpang. Manyun dan mengeluh sana sini menjadi soundtrack utama dalam perjalanan kami. Bagaimana dengan penulis sendiri? Jawabnya, tak jauh beda. Betapa tidak, jarak antara kampus dengan Batu amatlah jauh, bagaikan jarak bumi dan pluto (o…gitu?). Pokoknya jauh kawan… dan pada jarak yang jauh itu kita harus berbentur ria di dalam bak truk. Hahaha….(info: penulis ketawa saat mengingat kejadian itu).

30 menit berlalu, nampaknya tubuh saya mulai beradaptasi dengan suasana dalam truk yang begitu abstrak. Setiap ada sinyal mau benturan, terlempar, ketimpuk, saya selalu bisa menepisnya dengan baik (berkat latihan ninjutsu bersama Naruto, haha). Dan entah angin apa yang masuk dalam otak saya (angin puting beliung kayaknya) hingga saya mengeluarkan kata, “eh, seru juga ya naik truk”(whatt??). Tapi itulah realita yang ada, saya sedih senang naik truk…akhirnya. (backsong: we are the champion)

Setelah melalui masa-masa kritis itu, akhirnya saya bisa menikmati perjalanan. Sebagai anak yang baik, ingin saya tularkan kebahagiaan ini kepada teman-teman senasib saya (baca: nasib penumpang truk) yang masih berkutat dengan keluhan-keluhan mereka tentang kendaraan yang SUPER ini. Tapi entahlah, mereka masih tak tersentuh dengan nasihat bijak saya (Dalai Lama kalah).  Dan kurang lebih dua jam perjalanan harus ditempuh. Masih di dalam truk, si penulis telah menemukan kesenangannya naik kendaraan yang ber-tensi tinggi itu. Buktinya, saya sempatkan untuk mengabadikan moment terakhir tersebut dalam beberapa gambar. Nih, saya kasi liat.. (more…)

Advertisements