all the things that make my mind itch to review..

Archive for January, 2012

The Hidden Betrayal

Counting the day

Over and over

Waiting for her back

But those rough stones hurt me

Let me be chewed up by nature

Just to see her

I know this is (more…)


Pokemon, Kompleksitas di Balik Wajah Imut Mereka

Sebelumnya, Gong Xi Fa Chai… 😆 saya masih bersedia lho menampung Angpau dari temen-temen blogger :mrgreen:

Lagi-lagi telat posting, yah apa mau dikata, kalau orang sudah menemukan hobi baru yang sangat sangat disukainya tak jarang hobi lama jadi bergeser dari puncak prioritasnya. Mungkin itulah yang terjadi pada saya saat ini, hehe 😆 Hobi baru saya adalah main game Pokemon White Version. Pasti kalian yang belum pernah dengar pada nyengir mendengar kata Pokemon yang identik dengan tontonan anak-anak (sesuai pandangan kebanyakan orang). Nah, untuk mengubah stigma itu, mungkin saya bisa sedikit menggambarkan tentang salah satu dari sekian banyak animanga favorit saya ini.

Pertama saya mengenal anime ini kira-kira pada waktu saya masih SD, yang saya ingat waktu itu serial ini pertama kali ditayangkan oleh SCTV sekitar pukul 19.00 WIB (widih, ingat betul ni orang) 😐 Dari situ saya mulai mengenal Ali (nama Indonesia-nya Ash atau Satoshi), Pikachu, dkk. Satu hal yang membuat saya suka dengan anime ini adalah adventure-nya dan berbagai macam Pokemon yang sangat berbeda dengan binatang pada umumnya. Perbedaan itu antara lain, kemampuan mereka untuk bertarung dan mengeluarkan jurus-jurus keren, kemampuan mereka untuk berevolusi, sebagai best partner manusia, tantangan di tiap kota (Gym, Contest, Elite Four, Champion, trainer battle, dll), kelucuan tim antagonis yang aneh dan foolish (Team Rocket), dan Pokemon Legenda. Kesemuanya itu nampaknya telah memenuhi semua prasyarat untuk saya mau menonton dan give interest kepada mereka 🙂

(gambar: inilah tokoh utama serial ini, Satoshi dan Pokemon andalannya, Pikachu)

Sedikit gambaran mengenai Pokemon, kata Pokemon berasal dari romanisasi nama Jepang untuk Pocket Monster, menjadi Poketto Monsuta. Pokemon ini diilustrasikan sebagai makhluk hidup yang menyerupai binatang (more…)


Inception: Memimpikan Mimpi Dalam Mimpi

Mimpi, kali ini saya akan membawa kalian ke dunia alam bawah sadar, hahaha (ketawa ala Deddy Corbuzier). Sedikit cuplikan kalimat di atas sedikit banyak akan menjelaskan tema postingan saya kali ini yaitu mimpi. Penasarankah kalian dengan maksud dari judul postingan saya di atas? (udah gak usah banyak nanya 😐 ) “memimpikan mimpi dalam mimpi” adalah sebuah kalimat yang (menurut saya) menggambarkan sebuah abnormalitas dalam dunia mimpi dimana kita dapat masuk ke dalamnya dalam keadaan sadar dan melakukan sesuatunya dalam keadaan sadar termasuk memimpikan alam mimpi baru dalam alam mimpi itu sendiri 🙄

(gambar: ini dia poster dari film superb ini, INCEPTION)

Bingung?? (saya juga :mrgreen: ), jika agan-agan merasa kesulitan menerjemahkan bahasa saya (mayoritas pasti bingung) tonton dulu this high-quality movie! INCEPTION.  Baiklah mari kita mulai me-review film ini. (duduk manis dan rileks) 😀 (more…)


Dapat Award….!!! #1

paling enak abis pulang kuliah langsung ngecek blog, eh… Kang Asop nongol di postingan saya. Ternyata dia ngasih saya Award The Seven Shadow langsung aja saya ambil.. :mrgreen:

Testimony “(cek..mikrofon) gak nyangka,… fiuh.. seneng banget, makasih buat papa, mama, adik, kakak, temen2, produser, kameramen, tukang bakso, temen ngamen, penjaga warnet, pokoknya banyak deh.. saya akan terus berkarya sampe internet raib, tengkiu”

special thanks to Kang Asop yang udah ngasih Award ini, dengan ini saya akan lebih giat lagi blogging… :mrgreen:

SALAM BLOGGER..


Rain of Mercy

I’m wondering where you are

I’m trapped in this emptiness

Pull me inside

Never let me go

Can’t see anything

No one here

Those blacks sucked my soul out

Too mercilessly killing me

I’m unable to face them all

I wondered where you are

Come and gone

Ruthlessly throw (more…)


Glee : Serial Komedi Musikal Untuk Kawula Muda

“Welcome to The Glee Club!!”

Berawal dari penderitaan saya terhadap menjamurnya sinetron dalam negeri yang tidak mendidik (lengkap dengan air mata buatan per episode-nya 🙄 ), serial komedi yang garing dan tak tau juntrungan-nya (kalo gak mencela ya nge-gombal sampe mual), hingga drama laga yang ceritanya tentang legenda dengan tampilan yang over modern (dilengkapi efek animasi kacau yang bikin mata gatal). Well, semua itu bikin saya teriak “saya butuh hiburan!!” 👿

Pelarian saya ya kemana lagi kalau nggak ke internet. Sejenak saya lupakan acara-acara TV itu dan browsing ngalor ngidul (tentunya yang positif dan menyenangkan 😎 ). Waktu itu, saya lagi pengen download beberapa lagu fav’ saya, salah satunya lagu yang udah kita bahas di postingan saya sebelumnya, Bohemian Rhapsody, (masih ingat kan?). Lagu yang sangat superb ini benar-benar mencuri perhatian telinga saya (lihat pembahasan lebih lanjut mengenai lagu ini), and what we’ve just got?? Lagu ini di-cover-in oleh pemeran serial Glee yang ditayangkan oleh Fox. Dan serial inilah yang akan kita bahas 😎

(gambar: drama serial komedi musikal glee)

Memang ya, kalau kita nemuin sesuatu yang menarik pasti kita akan tertarik untuk mengenalnya lebih dalam lagi, dan itulah yang terjadi pada saya ketika itu. Berangkat dari rasa penasaran yang membuncah (halah), saya download tuh cover lagunya. Wondering how can they seriously cover the most phenomenal song ever, asumsi saya pertama “pasti garing, emang ada yang bisa cover-in lagu-lagunya Queen?”. Tanpa iklan atu jeda, langsung saja saya dengerin cover-nya dan ngebandingin versi cover dari glee dengan versi aslinya, Queen.

Dan komentar saya setelah mendengarkan cover dari lagu itu, “keren juga!”. Nah, mulai saat itulah saya membedah alias mencari tahu tetang serial televisi itu lebih jauh. Berikut sedikit review dari saya,,,bekicottt!!!

Mulanya, Glee adalah (more…)


Tugas Kuliah? So What!!

Ikhzanagi kembali hadir…. (give applause!!) :mrgreen:

Kali ini membahas dunia mahasiswa yang multi-problematik (eeaaa… 🙂 ). Kenapa disebut demikian, ya karena pasti setiap mahasiswa memiliki permasalahan yang beranekaragam (bukannya semua manusia punya masalah??) ❓ Permasalahan itu sangat bermacam-macam, mulai dari telat kuliah, dimarahi dosen, tugas numpuk, bolos, IP nasakom (nasib satu koma), uang jajan telat, berantem sama pacar 😳 , dan lain sebagainya (ada beberapa yang dialami penulis sendiri 😆 )

Bukan rahasia umum lagi kalo banyak mahasiswa di setiap Perguruan Tinggi, Institut, Politeknik, Sekolah Tinggi, dan semacamnya mengeluhkan banyaknya tugas yang diberikan dosen kepada mereka. Masalah yang satu ini memang yang paling dewa, (maksudnya??) sebab saya jamin tanpa survey pun pasti semua mahasiswa pernah mengeluhkan banyaknya tugas yang mereka terima. Katakanlah si mahasiswa itu rajinnya nggak diragukan, pasti kalau sedang curhat (untuk masalah kuliah) kepada temennya dia bilang “gila ya ni dosen, masak ngasih tugas segini banyaknya??” atau begini “kalo tugasnya segini banyak, bisa-bisa tanganku keriting nih”  terus mukanya dipasang cemberut dan mulutnya agak manyun 😆 Hal itu sah-sah saja sih senenarnya, karena saya sendiri kadang-kadang juga ngeluh saat dapat tugas banyak (meringis). Well, terus kita mau apa coba kalo sudah gitu? Nangis 😦 ? marah 👿 ? hello kawan, ya itulah konsekuensi jadi seorang mahasiswa. Kalau nggak mau banyak tugas ya jangan jadi mahasiswa donk!! 👿 … Gitu aja kok repot! (suara nge-bass ala Gus Dur) 😉

(gambar: promosi notebook, ini gambaran waktu saya ngerjain laporan praktikum)

Sebelumnya maaf kalau di paragraf di atas, saya agak gila terlalu menggebu-gebu. Langsung saja saya kasih contoh (biar jelas) salah satu tugas (more…)


Morning breeze

Too fresh to breathe
Disappearing all doubtfulness
The sun widely smiled up
Share the light to everyone
Who believe in tomorrow?
The birds swiftly flown away
Carrying wishes in their legs
And the wind softly hugs my soul
Make me fly over the sky
Dancing fairies look on me jealously
Nothing than peaceful love
That fulfilling my sponged heart
Everyone with their entire best smile
Standing up along day
To welcome their dreams
Those had became a reality
Cry of happiness
Spread over in every sides of the air
Reverberating a song victory
Make me amazed
With all exhibitions
Of the darkness of minds
Unhurriedly disappeared
Hopelessness, calamity
And hypocrisy
Is only a nightmare
That should be forgotten
By everyone who still want to see
The bright of future
And in this time
I fearlessly stand up
And witness
Killing someone’s dream
Is such an unforgivable thing

by: ikhwan 🙂


Lagu Multidinamis : Bohemian Rhapsody (Queen)

Lama tak posting, ternyata sangat membuat saya begitu kangen dengan kawan-kawan pembaca sekalian 😦 Liburan panjang dengan banyak kesibukan nyatanya membuat penulis benar-benar lupa untuk membesarkan mengisi blog tercinta ini 😳 baiklah kawan, tanpa ba bi bu kita liat apa yang kita punya and here we go! Multi-dynamical song, Bohemian Rhapsody dari Queen. Yayy 😎

(gambar: ini dia tampilan cover pertamakali single ini keluar di tahun 1975)

Ngomong-ngomong soal review lagu, saya sangat amat tergelitik untuk membahas lagu satu ini (kayak humor aja). Jika pada postingan saya sebelumnya membahas lagu bergenre soul ballad, maka untuk lagu favorit saya (juga) kali ini tak tanggung-tanggung, tiga genre sekaligus tergabung dalam sebuah lagu bertajuk Bohemian Rhapsody. Ah..saya lupa menjelaskan maksud dari lagu multidinamis, kalian pasti sudah bertanya-tanya kan? (jangan bilang “nggak juga!”) 👿 Mulanya, saya mendapatkan (more…)